master88
kontolkuda Bandar Sakong Bandar Poker dan Domino
Jual Obat Pembesar KLG
Vimax Asli Canada
KLG
Vimax Asli
Vimax Herbal

Bom Kampung Melayu- Dukacita selebriti tanah air untuk para korban

Bom Kampung Melayu- Dukacita selebriti tanah air untuk para korbanRasa duka atas kejadian ledakan bom di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu (24/5) malam dan para korban menyeruak di hati para selebriti tanah air. Penyanyi Andien salah satunya. Melalui akun Twitternya, dia ...8 jam yang lalu via Antara

Pesan Daniel Mananta, Jangan Mudah Terpancing Provokasi

Pesan Daniel Mananta, Jangan Mudah Terpancing Provokasi"Gue rasa ini saatnya kita agen perdamaian ngingetin lagi aja. Jangan terlalu gampang terprovokasi dan terpecah belah."16 jam yang lalu via TRIBUNnews.com

Ayudia Bing Slamet: Butuh Proses Untuk Mencintai Sekala

Ayudia Bing Slamet: Butuh Proses Untuk Mencintai SekalaRasa sayang tanpa syarat yang biasanya langsung dimiliki orangtua pada anaknya ternyata tidak dirasakan oleh seorang Ayudia Bing Slamet!1 hari yang lalu via Kapanlagi

Terjun di Bisnis Kuliner, Prilly Latuconsina Andalkan Resep Nenek

Terjun di Bisnis Kuliner, Prilly Latuconsina Andalkan Resep NenekPrilly tak hanya terlibat dalam hal manajemen finansial. Tapi juga menentukan rasa dan bahan yang digunakan dalam pembuatan kue.1 hari yang lalu via TRIBUNnews.com

5 Detik dan Rasa Rindu, Film Kejutan dari Prilly Latuconsina?

5 Detik dan Rasa Rindu, Film Kejutan dari Prilly Latuconsina?Prilly Latuconsina mengumumkan bahwa ia tengah menyiapkan film 5 Detik dan Rasa Rindu. Film ini merupakan adaptasi dari buku berjudul sama karya Prilly sendiri.3 hari yang lalu via Bintang Online
BERITA TERKINI

Rasa Indonesia dari "Roket Kertas"

agen vimax
Rasa Indonesia dari "Roket Kertas" Jakarta (ANTARA News) - Wikan Narendra Bawono, Khutmul Husna dan Lantera Nareswara sama-sama lahir 21 tahun lalu dan ketiganya punya keinginan besar untuk menghasilkan karya yang "Indonesia banget".

Ketiga anggota tim Roket Kertas itu memulai peruntungan di dunia komik digital Webtoon dengan potongan kisah kehidupan sebagian remaja Indonesia.

Pada Januari 2017, karya ketiga mahasiswa jurusan desain komunikasi dari perguruan tinggi di Yogyakarta itu terbit di Line Webtoon. Judulnya "Sekar X Popular". Dan karya itu berhasil bertahan di posisi 10 besar Line Webtoon.   





"2016 itu masa-masa UAS, lagi sibuk. Aku ngomong sama El (Lantera) kan, ada lomba nih mau ikut enggak? Enggak katanya karena banyak tugas. Tetapi tiba-tiba, ada ide kalau untuk tim mungkin bisa. Lalu aku, El, ngajak dia (Wikan) untuk membantu membuat story board-nya. Hanya iseng saja upload," tutur Khutmul kepada ANTARA News.

"Kita mengangkatnya Indonesia banget, slice of life Indonesia, kita mengangkat hal-hal berbau Indonesia, yang populer di Indonesia," imbuh dia. 

Rasa Indonesia antara lain terasa pada nama karakter yang juga menjadi judul komik mereka, Sekar.

"Dipilih nama Sekar karena namanya enggak sepasaran nama Indonesia lain, dan tentu karena namanya nama Jawa, nama Indonesia," tutur El, sang ilustrator.

Adegan-adegan dalam ceritanya juga berkenaan dengan hal-hal yang sering dilakukan sebagian remaja Indonesia, seperti naik sepeda atau angkutan umum ke sekolah.





"Episode 6, tentang sepeda. (Sekar) berangkat pakai sepeda, angkutan umum dan sedikit mengangkat sosok Kartini," kata El.

Ke depannya, Roket Kertas ingin membuat semacam komedi situasi atau sekuel.

"Mengembangkan enggak cuma bikin Sekar tetapi bisa ekspansi ke yang lain, ip baru," kata Wikan, yang kerap disapa Wonwon. 
  

Terlalu pendek

Ketika Sekar X Popular makin populer di kalangan remaja, komentar pun membanjir. Salah satunya kritik pada kisah dalam komik yang terlalu pendek. 
 
"Paling mengena di hati itu waktu masih awal-awal, masih belum terbiasa sama komentar-komentar. Nah komentar-komentar mereka itu lebih ke 'kok pendek'," kata Khutmul.

"Padahal, memang dari sananya dari webtoon-nya dibatasi. Sudah beberapa kali dijelaskan, tetapi mereka tetap berkomentar negatif," sambung dia.





Ketiganya kemudian menjadikan komentar dan saran pembaca sebagai masukan, dan ladang menggali inspirasi cerita di episode-episode Sekar mendatang. 

"Dari komen jadi inspirasi, ada beberapa. Dari komenan webtoon lain juga," kata Wonwon. 

Dan mereka yakin kisah-kisah "Indonesia banget" mereka bisa terus populer ke depan.

"Yakin, tergantung bagaimana mengemasnya menjadi cerita yang menarik," kata El mengakhiri wawancara.


Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2017

6 hari yang lalu via Antara

UNDUH MP3/VIDEO DARI YOUTUBE

Beranda   |   Ketentuan Layanan   |   Aturan Pemakaian   |   Tentang Kami   |   Hubungi Kami
Bahasa: Inggris | Indonesia | Mandarin
Hak Cipta© 2012 widih.co - Semua Hak Dilindungi Undang Undang